oleh

Boeing akan Bayar Ganti Rugi Rp 2 M

WASHIGTON – Produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, memastikan bakal memberikan ganti rugi sekitar US$145 ribu atau setara Rp2 miliar, kepada masing-masing ahli waris korban kecelakaan Lion Air penerbangan JT610 rute Jakarta-Pangkalpinang, yang menewaskan 189 orang.

KBRI di Washington DC menyatakan, bahwa Boeing sudah menunjuk firma hukum Kenneth Feinberg dan Camille Biros untuk mendistribusikan total US$50 juta kepada ahli waris korban kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airlines.

Loading...

“Dana sebesar US$S50 juta ini merupakan bantuan keuangan jangka pendek kepada ahli waris yang diperkirakan akan menerima US$145.000 per ahli waris dan hal ini di luar proses litigasi yang sedang berjalan,” demikian pernyataan KBRI di Washington DC, Selasa (13/8).

KBRI Washington mengatakan, bahwa untuk memperoleh dana tersebut, ahli waris harus membuktikan Surat Keterangan Ahli Waris yang sah sesuai hukum nasional masing-masing negara.

“Ahli waris dapat menerima dari Boeing Company dengan dua cara. Pertama, ahli waris dapat langsung menerima dari Kenneth Feinberg dan Camille Biros,” terang KBRI

Selain itu, ahli waris juga bisa menunjuk pengacara untuk mewakili pengambilan kompensasi. Pengacara itu kemudian akan memberikan uang itu kepada ahli waris.

Komentar

BERITA LAINNYA