oleh

Biaya Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim Rp 458 Triliun

PEMERINTAH pusat tampaknya sudah mantap akan memindahkan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan. Tiga provinsi yang menjadi kandidat kuat, yakni Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Menurut penilaian sejumlah pihak, Kaltim berpeluang paling besar karena didukung infrastruktur yang memadai. Meski demikian, Gubernur Kaltim Isran Noor tidak mau jemawa. Hal itu diungkapkannya pada Senin (21/8) di sela-sela dialog pemindahan ibu kota negara di Swiss-Belhotel.

Loading...

Hasil diskusi dalam dialog ini akan disampaikan kepada presiden sebagai bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan. “Saya kira hasil dialog sudah cukup baik. Jadi, nanti kalau sudah ditetapkan di Kalimantan Timur, baru dibuat aturan. Nanti apabila penetapan di Kalimantan Timur, maka akan dibuat sebuah payung hukum untuk menata kawasan khusus nonkomersial,” terang Isran, sebagaimana diberitakan Prokal.co (Jawa Pos Group).

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rudy S Prawiradinata menuturkan, di mana pun lokasi ibu kota negara akan berdampak terhadap ekonomi di seluruh wilayah Pulau Kalimantan.

“Makanya kemarin presiden hanya menyebutkan Kalimantan belum spesifik, karena kemungkinan masih menunggu izin dahulu ke DPR RI. Yang jelas, dampak positifnya ke seluruh Kalimantan, karena perekonomian itu tidak terbatas di wilayah administrasi,” ujarnya.

Komentar

BERITA LAINNYA