oleh

Bergabung Dengan Persija, Evan Dimas Kena Teror

*Evan: Pilih Persija Karena Serius Dekati
RIVALITAS kadang tanpa batas. Evan Dimas jadi pemain yang merasakan pahitnya hal itu. Keluarganya mendapat teror setelah Evan memilih bergabung dengan Persija Jakarta.

Pesan singkat via WhatsApp itu mengejutkan Evan. Dia menerima pesan tersebut Sabtu sore (11/1). Isinya, foto spanduk yang dipasang di depan rumah sang ibu, Ana Darmono. Tepatnya di kawasan Made, Lakarsantri, Surabaya. Rumah itu hanya berjarak 20 meter dari tempat tinggal Evan. Spanduk tersebut bertulisan Sepakbola Bukan Sekedar Nilai Rupiah.

Loading...

Evan berada di Jakarta saat itu. Namun, kalimat tersebut ditujukan kepada Evan. Jelas sebagai bentuk sindiran karena Evan bergabung dengan Persija. Bukan dengan tim kota kelahirannya: Persebaya Surabaya.

Spanduk itu dipasang pada Sabtu (11/1) pukul 14.00. Ada sekitar 20 oknum suporter yang memasangnya. Namun, spanduk tersebut tak bertahan lama. Selang dua jam, spanduk itu diturunkan oleh oknum suporter tersebut.

Sejatinya, Evan sudah tahu risiko yang bakal dihadapinya. Sebab, dia memilih bergabung dengan tim rival, Persija. Hanya, pemain 24 tahun itu tak menyangka ada aksi protes sejauh itu. ’’Kalau hanya komen di media sosial, kan masih wajar. Kalau sampai bikin spanduk, saya nggak kepikiran ada tindakan seperti itu,’’ kata Evan saat ditemui Jawa Pos di rumahnya kemarin (12/1).

Komentar

BERITA LAINNYA