oleh

Begini Cara Eko Wijaya Tegur Pertamina Untuk Jujur

PANGKALPINANG – Anggot Komisi VII DPR RI Dapil Bangka Belitung, Eko Wijaya sempat menegur halus salah satu pihak Pertamina.

“Mas jangan bicara begitu, saya tidak mau dengar 7 hari- 7 hari, saya tau di lapangan kok, jadi katakan yang sebenarnya 3 hari atau 2 hari , saya ini mitra komisi 7 wilayah kerjanya tidak cuma sekup untuk Palembang dan Babel, saya nggak mau kita panggil dan kita nggak enak juga ini kan sudah mau akhir tahun, dan persediaannya ini juga harus mencukupi juga , maka sudah katakan saja yang sebenarnya,”tegur Anggota Fraksi Demokrat tersebut.

Loading...

Teguran Eko Wijaya itu “melayang” saat salah satu pihak Pertamina tersebut menjawab terkait kapasitas tengki milik TBBM Pangkalbalam, pihak tersebut awalnya menyebut kapasitas tengki penampung atau storage BBM miliki TBBM Pangkalbalam tersebut bisa mencukupi kebutuhan BBM di Pulau Bangka selama 7 hari dengan kondisi kapal datang terus menerus.

Mendengar itu Eko pun langsung spontasn meminta pihak Pertamina tersebut untuk menjelaskan kondisi yang sebenarnya. Bahkan teguran ini juga dilihat langsung oleh GM Pertamina MOR II Sumbagsel, Primarini dan Anggota Komite BPH Migas, Muhammad Ibnu Hajar.

Benar saja, salah satu pejabat TBBM Pangkalpinang itu akhirnya meluruskan pernyataannya dengan mengatakan bahwa saat ini kapasitas tengki yang dimiliki TBBM Pangkalbalam yakni 35.000 ribu kiloliter cukup memenuhi kebutuhan BBM di Bangka sedangkan di Belitung memiliki kapasitas tengki penampung BBM sebanyak 5.000 ribu klioliter karena dinilai kebutuhan Pulau Belitung lebih sedikit di Banding di Pulau Bangka yang sehari kebutuhan BBM bisa mencapai 20.000 ribu kiloliter perhari

Komentar

BERITA LAINNYA