oleh

Basel Bisa Saja Lebih Bagus, Jika…

Babelpos.co  TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) mengajak masyarakat di daerah setempat untuk melakukan pemuktahiran data kependudukan. Pasalnya, kevalidan data kependudukan sangatlah penting terutama yang berkaitan dengan status atau tingkat pendidikan.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Bangka Selatan, Madri, data kependudukan yang tercantum di kolom Kartu Keluarga (KK) terintegrasi ke sistem pusat. Hanya saja, kata Madri yang menjadi permasalahannya masih banyak masyarakat belum mengubah tingkat pendidikannya di kolom KK tersebut.

Loading...

“Tingkat pendidikan sangat penting dicantumkan di kolom KK, karena itu menyangkut dengan IPM (Indeks Pembangunan Manusia),” jelas Madri.

Pihaknya mengakui, tingkat pendidikan masyarakat di daerah setempat dari tahun ke tahun tentunya mengalami peningkatan. Bahkan tingkat pendidikan tersebut merupakan salah satu acuan dalam penilaian IPM.

“Kalau masyarakat kita banyak yang melakukan pemuktahiran data kependudukan di KKnya, dengan melaporkan pendidikan terakhirnya, maka saya sangat yakin akan berpengaruh terhadap peningkatan IPM,” ujar Madri.

Terkait hal tersebut, lanjutnya setelah selesai lebaran idul fitri nanti akan segera disosialisasikan kepada masyarakat, tentang pentingnya pemuktahiran data kependudukan terutama pemuktahiran data pendidikan dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KK yang tidak sama dengan NIK di Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

“Nanti kita sosialisasikan ke masyarakat karena tingkat pendidikan ini sangat penting untuk penilaian dan peningkatan IPM, termasuk juga sosialisasi NIK di KK dan di KTP-el,” kata Madri.

Komentar

BERITA LAINNYA