oleh

Bakeuda Klaim Sudah Tuntaskan Gaji 13

*Total Anggaran Rp12,704 M
Babelpos.co  PANGKALPINANG – Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang, Agus Fendi mengklaim pihaknya telah mencairkan gaji ke-13 untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pangkalpinang. Katanya, pencairan gaji ke-13 sudah dicairjan sejak 2 Juli lalu yang beriringan dengan pembayaran gaji para ASN.

“Secara bertahap kita cairkan, mulai dari tanggal 2 Juli hingga tanggal 6 Juli kemarin dan Alhamdulillah semuanya telah selesai kita cairkan,” ujarnya, Selasa (10/7/2018).

Loading...

Pencairan gaji 13 ini, katanya, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (PMK) Nomor 52/PMK.05/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.05/2016 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian Gaji, Pensiun, Atau Tunjangan Ketiga Belas Kepada Pegawai Negeri Sipil, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pejabat Negara, Dan Penerima Pensiun Atau Tunjangan.

Untuk pembayaran gaji ke-13 PNS lanjutnya, Pemkot Pangkalpinang telah menganggarkan dana sebesar Rp19,77 miliar. Anggaran tersebut terdiri dari Rp12,704 miliar untuk gaji ke-13, sedangkan untuk pembayaran TPP Pemkot Pangkalpinang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 7 miliar lebih.

“Anggaran sebesar Rp12,704 miliar ini untuk membayar kepada 3.074 ASN termasuk Kepala daerah. Untuk penyaluran TPP hingga sekarang masih berjalan, contonya saat tadi baru pencarian untuk Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang untuk 1.220 orang yang akan disalurkan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kalau untuk pembayaran gaji 13 memang pada awal bulan telah dicairkan beriringan dengan penerimaan gaji para ASN, tapi kalau untuk pembayaran TPP tergantung usulan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kalau OPD tersebut cepat mengajukan langsung kami proses secepat mungkin, untuk TPP ini kami menunggu usulan dari para OPD. Untuk pembayaran gaji 13, tidak ada kendala apa sampai saat ini, paling kalau ada nantinya ada kekurangan akan kita ajukan kembali pada ABT perubahan nantinya. Tapi untuk saat ini masih cukup semuanya,” ungkapnya.(pas)

Komentar

BERITA LAINNYA