oleh

Babel Pos Dimanakah?

Oleh: Syahril Sahidir – CEO Babel Pos —

DALAM setiap hajatan politik khususnya Pilkada –seperti tahun 2020 ini–, Harian Babel Pos kerap kali dinilai miring. Dituding berpihak ke salah satu pasangan kandidat.

Loading...

—————

SEHINGGA, untuk di Bangka Tengah ada tuduhan jagoan Babel Pos ini, Bangka Barat itu, Bangka Selatan yang ini lho?

Kembali penulis tegaskan, Babel Pos sebagai harian selalu netral dan memang harus netral. Soal Babel Pos kerap kali dikecam berpihak kepada salah satu kandidat saja, sekali lagi itu tidak benar. Babel Pos tetap dalam porsi dan posisinya. Dan untuk yang satu ini, media lain tentu juga merasakan hal yang sama.

Memang kadang jika melihat pemberitaan yang ada, Babel Pos dinilai berpihak. Namun satu hal yang perlu diingat, Babel Pos bukanlah yayasan atau lembaga sosial yang nirlaba. Babel Pos tentu tidak bisa mengabaikan kepentingan bisnisnya. Karena untuk mencetak Babel Pos hingga sampai ke tangan pelanggan dan pembaca tentu butuh biaya. Baik biaya personal yang terlibat di dalamnya, maupun biaya material untuk mencetaknya. Semua tidak ada yang gratis.

Dalam hal Pilkada ini, Babel Pos tak ada bedanya dengan baliho atau gambar-gambar atau tulisan yang memuat calon di media dalam ruang atau di luar ruang. Setiap calon atau kandidat tahu, untuk membuat itu semua ada biayanya. Demikian pula dengan Babel Pos. Jika ada kandidat yang terlihat demikian dominan, tentu semua memakluminya. Dan itu bagi sang kandidat tentu termasuk dalam strategi pemenangan.

***

BAGAIMANA dengan Pilkada 4 Kabupaten di Babel ini?

Komentar

BERITA LAINNYA