oleh

Babel Harus Siap Tangani Kasus Covid-19

TANJUNG PANDAN – Indonesia, khususnya Bangka Belitung memang masih berstatus kesiapsiagaan dalam kasus Covid-19 (red. nama resmi novel corona virus 2019 atau virus korona). Walaupun begitu, Babel harus selalu siap siaga untuk menangani kemungkinan terjadinya kasus tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kep. Bangka Belitung, Mulyono Susanto, saat meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Marsidi Judono, Kabupaten Belitung (12/02/2020)

Loading...

Mulyono menambahkan bahwa pemerintah mengaktifkan kembali Keputusan Menteri Kesehatan tentang penetapan rumah sakit rujukan penanggulangan flu burung yang ditetapkan pada tahun 2017 untuk menangani kasus Covid-19.

“Terdapat 100 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia, termasuk RSUD Marsidi Judono dan RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang. Ditambah lagi dengan RSUD Dr. (HC) Soekarno sebagai rumah sakit rujukan regional,” ungkapnya.

“Apalagi Belitung memiliki bandara dengan penerbangan internasional. Dengan terbukanya pintu masuk negara, kita harus mewaspadai orang asing atau manca negara yang sudah melakukan perjalanan terkait negara endemik Virus Corona,” tambah Mulyono.

“Dinkes Babel akan terus memantau dan siap mendampingi rumah sakit rujukan dalam upaya menyempurnakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam menghadapi pasien dengan Covid-19,” tegas Mulyono.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Marsidi Judono, Hendra, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi mengenai penanganan yang akan dilakukan terkait Covid-19.

“Salah satu yang dibahas adalah mengenai anggaran. Setelah menginventarisasi kebutuhan dalam mengantisipasi Covid-19, pihaknya menganggarkan dana kurang lebih 800 juta rupiah,” ungkap Hendra.

Komentar

BERITA LAINNYA