oleh

Babel Di PT Timah Akan Perkuat Struktur Perusahaan

Konflik kepentingan seperti ini akan berakhir apabila Babel telah menjadi owner (pemilik) PT Timah Tbk. Dan sinergi antara Pemprov Babel dan PT Timah Tbk secara sehat dapat dimulai dengan menerapkan prinsip masing-masing untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Babel. Sebaliknya konflik antara pemerintah daerah dengan PT Timah Tbk juga akan berakhir, karena kedua sudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Tidak seperti selama ini, PT Timah Tbk merasa berada di negeri lain ketika harus berhadapan dengan Pemprov Babel. Bahkan ada kesan, bahwa direksi PT Timah Tbk terpaksa dengan sengaja menutup-nutupi apa dan bagaimana aktivitas perusahaan yang telah disepakati pemegang saham. PT Timah Tbk terpaksa menyimpan sejumlah misteri agar perusahaan tetap eksis di tengah ketegangan antara Babel dan PT Timah Tbk yang selama ini berlangsung. Kondisi ini akan berakhir apabila Babel telah menjadi pemegang saham PT Timah Tbk.

Loading...

Sebaliknya, Gubernur Babel (setelah Babel punya saham) tidak lagi bengong setiap menghadiri RUPS PT Timah Tbk. Masyarakat Babel berharap dalam RUPS kali ini (tahun 2019) Gubernur Babel sudah dapat berbicara dan menyampaikan pendapatnya di RUPS PT Timah Tbk. Dengan cara begitu Gubernur Babel dapat menyampaikan program pembangunan Babel yang patut didukung oleh PT Timah Tbk. Sebab pembangunan ekonomi Babel masih bergantung pada komoditi timah. Hasil penelitian Bappeda Babel, ekonomi Babel masih tergantung kepada komoditi timah sekitar 40%. Artinya apabila tata kelola timah bermasalah, maka secara otomatis ekonomi Babel akan bermasalah secara langsung sebenar 40%. Porsi itu sangat besar dalam sistem penataan ekonomi sebuah daerah, khususnya daerah tambang.

Oleh karena itu, dunia timah di Babel adalah dunia yang sangat rentan terhadap gejolak ekonomi. Karenanya soal dunia pertimahan di Babel harus betul-betul dikelola dan diatur dengan baik. Salah dalam pengelolaannya, maka berbahaya bagi pertumbuhan ekonomi Babel yang harus tumbuh 5,4% pada tahun ini. Kita berharap, melihat strategisnya posisi Babel dalam penguatan struktur perusahaan PT Timah Tbk, tanpa harus diminta oleh Pemprov Babel, saham Babel sudah merupakan keharusan. Tidak perlu Gubernur Babel sampai harus mengirimkan surat tanggal 28 Desember 2018 lalu untuk meminta saham kepada Menteri BUMN dan Menteri Keuangan RI. Tanpa surat itu pun, memang PT Timah Tbk sangat membutuhkan keikutsertaan Babel dalam manajemen PT Timah Tbk. Sebuah keniscayaan Babel harus punya saham, kalaulah tidak disebut wajib Babel punya saham di PT Timah Tbk. Bravo Babel.***

Komentar

BERITA LAINNYA