oleh

Babel Di PT Timah Akan Perkuat Struktur Perusahaan

Oleh: Safari Ans
Salah Satu Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Babel

”APABILA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memiliki saham 10% di PT Timah Tbk diperkirakan harga saham TINS di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melejit tinggi. Mengapa? Babel adalah penguasa wilayah pertambangan timah sesuai dengan peraturan yang ada. Sehingga Izin Usaha Pertambangan (IUP) dikeluarkan oleh Gubernur bukan oleh Menteri. IUP BUMN ini 90% ada di wilayah Babel. Luas wilayah IUP PT Timah Tbk saat ini hampir 28% luas wilayah Babel. Dengan masuknya Babel sebagai pemegang saham, struktur perusahaan akan semakin kuat dan dinamis. Karena kekhawatiran persoalan IUP yang selama ini menghantui BUMN ini hapuslah sudah. Bagi Babel, ini momentum awal bangkitnya ekonomi Babel.”

Loading...

————————

GUBERNUR Babel dengan kekuasaannya yang diberikan undang-undang bisa saja membatalkan IUP yang sudah diterbitkan. Atau Gubernur Babel berhak menolak memberikan IUP baru yang diajukan PT Timah Tbk walau Kementerian terkait akan mengancam Gubernur Babel dengan cara membatalkan atau menunda sejumlah proyek yang sudah diprogram. Alasan yang paling atas pembatalan IUP adalah berkait dengan lingkungan hidup yang saat ini wilayah Babel sudah lampu merah. Kepulauan Babel saat ini bagaikan tidak lagi berbentuk kepulauan, karena hancurnya alam akibat tambang timah.

Banyak pihak.mengatakan, hasil yang didapat Babel tidak sepadan dengan kerusakan lingkungan yang tidak pernah bisa dikembalikan seperti semula. Berbagai upaya dilakukan agar bekas galian tambang timah kembali seperti semula, nampaknya masih jauh panggang dari api. Bahkan ada pupuk yang akan dibangun pabriknya di Babel, konon bisa menyuburkan tanah bekas galian timah itu kembali subur untuk ditanami. Kabar itu, masih perlu proses pembuktian lebih lanjut. Tetapi setidak itulah resiko yang amat besar yang diterima Babel. Sehingga dengan alasan penolakan IUP karena adanya kerusakan lingkungan yang amat parah, akan diterima oleh semua pihak di Indonesia dan dunia.

Tetapi Gubernur Babel tidak akan melakukan itu terhadap PT Timah Tbk, apalagi kalau Babel sudah memiliki saham 10%. Oleh karena itu tidak salah apabila dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bulan Maret 2019 nanti, para Direksi dan Komisaris PT Timah Tbk mengusulkan kepada Pemerintah Pusat cq Kementerian BUMN, Menteri Keuangan RI, PT Inalum serta para pemegang saham lainnya, agar Babel diberikan saham 10% dari saham untuk memperkuat struktur perusahaan. Dengan saham 10% ini, antara Babel dan PT Timah Tbk akan terjadi sinergitas yang amat tinggi sehingga BUMN dapat melakukan diversifikasi usaha di wilayah tambang Babel.

Komentar

BERITA LAINNYA