oleh

Babel dan PT Timah Bersatu, Tiongkok Menangis

Oleh: Safari Ans – Salah Satu Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Bangka Belitung —
”TAK hanya Bangka Belitung (Babel) dan PT Timah Tbk yang diuntungkan apabila keduanya berkolaborasi dan bersatu, tetapi juga Indonesia secara keseluruhan. Banyak orang tidak mengetahui rahasia tumbuh dan berkembangnya ekonomi Tiongkok secara pesat dan cepat.

Rahasianya adalah karena negeri tirai bambu itu memiliki timah dan mineral tanah jarang (rare earth mineral). Dua komoditi yang menjadi nyawa industri teknologi tinggi (hi-tech industry) sekarang ini. Hampir semua negara di dunia tak memiliki dua mineral itu, sehingga Tiongkok memaksa kehendak secara tiran atas penjualannya.”

Loading...

—————-

INI adalah protes keras Presiden Amerika Serikat Barack Obama atas tidak fair-nya Tiongkok memberlakukan sistem penjualan hasil olahan mineral tanah jarang bernama Rare Earth Element (REE). Pidato ini menggambarkan betapa risaunya negara industri teknologi tinggi dunia. Ini protes yang kemudian menjadi cikal bakal terjadi konflik dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok yang memuncak belakangan ini.

“Kami membuka kasus baru dalam hal perdagangan dengan Cina dalam hal ini kami bergabung dengan Jepang dan sekutu di Eropa. Dalam hal ini disinggung tentang material bumi yang langka, yang digunakan oleh pabrik Amerika yang berkecimpung dalam produksi teknologi tingkat tinggi, seperti baterai yang menggerakkan mobil Hibrida sampai telepon seluler. Kita ingin membangun pabrik produk itu di sini (Amerika). Namun untuk hal itu perusahaan Amerika perlu memiliki akses material langka tersebut yang sekarang dimiliki oleh China. Saat ini jika China dapat membiarkan pasar untuk menjual material ini, kita akan dengan senang hati tanpa keberatan, namun China memiliki kebijakan yang membuat hal itu tidak terjadi. Dan mereka bertolak belakang dengan yg kita inginkan karena China mematuhi peraturan mereka”.

Komentar

BERITA LAINNYA