oleh

Antisipasi Uang Palsu, Pemahaman 3D Harus Lebih Baik

uang-palsuBabelpos.co /PANGKALPINANG – Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edhi Rahmanto Hidayat menyebutkan bahwa kehadiran Bank Indonesia Perwakilan Babel baru mencapai 2 tahun. Sehingga memang disadari bahwa tingkat kelusuhan uang dalam kondisi lecek dan jelek juga masih cukup tinggi di Babel. Makanya Bank Indonesia sejak awal tahun 2016 semakin menggiatkan kegiatan kas keliling atau menyediakan pelayanan penukaran uang kepada masyarakat baik uang kecil maupun uang besar ataupun uang lusuh.

“Perilaku masyarakat Babel masih sangat perlu diperbaiki dalam hal memegang uang yang selama ini misalnya masih memegang uang di bawah 20 ribuan yang lebih sering diremas-remas. Padahal seharusnya di susun dengan baik dan rapi. Dan kalau memang uangnya lusuh dan jelek maka sebaiknya di tukarkan ke bank termasuk bisa juga ke bank Indonesia. Masyarakat yang menukarkan harus dilayani dengan baik, sebab upaya ini adalah untuk peningkatan mutu atau kualitas uang. Sedangkan masyarakat yang menyimpan uang koin agar sebaiknya juga bisa ditukarkan dan tidak boleh ditolak dan dapat dibelanjakan,“sebutnya sembari menambahkan bahwa hampir 90 persen uang palsu yang terjadi di Babel selama ini ditemukan oleh pihak perbankan.

Loading...

Untuk itulah Bank Indonesia Perwakilan Babel akan terus berkomitmen melakukan berbagai upaya dalam rangka memangkas berbagai tindak kejahatan peredaran uang ataupun tindakan pidana pemalsuan uang rupiah di Babel.

Komentar

BERITA LAINNYA