oleh

Aktivitas TI Ilegal Laut Toboali Distop, Senpi Rakitan, Tombak & Parang Diamankan

TOBOALI – Aktivitas tambang illegal yang beroperasi di perairan laut Kecamatan Toboali dihentikan oleh Polres Bangka Selatan bersama Satpolair. Penertiban tambang ilegal dilakukan menjawab keresahan para nelayan akibat aktivitas TI tersebut.

Hal ini ditegaskan Kapolres Basel AKBP S. Ferdinand Suwarji SE, melalui Kabag Ops Kompol Rusnoto saat menggelar Konfererensi Pers di ruang Rajawali Polres Basel, Selasa (8/10) pagi. Ia menjelaskan, penertiban aktivitas tambang illegal ini dilaksanakan menindaklanjuti laporan masyarakat nelayan Desa Tukak dan Desa Kepoh yang mulai resah karena aktivitas pertambangan tersebut.

Loading...

“Giat ini tindaklanjut dari laporan masyarakat bahwa aktivitas tambang tersebut meresahkan dan sebelum massa main hakim sendiri, kami langsung mengambil tindakan untuk melakukan penertiban agar tidak terjadi konflik dan kondusivitas daerah tetap terjaga,” ujar Rusnanto.

Diungkapkan, saat Tim Satpolair dan jajaran tiba di lokas pertambangan, tim langsung mengumpulkan penambang sebanyak 41 orang di atas ponton guna diberikan himbauan untuk menghentikan aktivitas pertambangan karena menggangu daerah tangkap nelayan. Selain mengumpulkan para penambang, tim langsung melakukan pemeriksaan ponton untuk mencari benda-benda berbahaya yang tidak ada kaitan dengan pertambangan,” paparnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan senjata api (Senpi) rakitan dan 8 bilah senjata tajam tanpa pemilik. Yakni, satu tombak, enam pisau dan satu golok serta satu bilah parang.

Komentar

BERITA LAINNYA