oleh

Ada Apa Dengan Proyek Talud Pering-Kelapa Kampit?, Asdatun: Silahkan Kontrol

KEJAKSAAN Tinggi Bangka Belitung, melalui asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) akhirnya turun langsung mengecek adanya tudingan ketidakberesan terhadap pelaksanaan proyek Talud pengaman Pantai Pering, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung.

————————

Loading...

PROYEK itu sendiri dikerjakan oleh CV. Bangka Jaya Engineering milik Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruangan, Provinsi Bangka Belitung yang bersumber dari APBD 2019 senilai Rp 1.011.905.000.

Dugaan awal proyek tersebut tidak menggunakan material sesuai spek batu gunung, melainkan hanya batu belah tanah puru.

Dikatakan Asdatun Amir Syarifudin, tim turun langsung ke lapangan pada tanggal 22 Agustus 2019 dengan langsung dihadiri pihak pelaksana proyek masing-masing: PPK Edi Hidayat dan kontraktor Ismet Pasri.

Menurutnya, dari hasil pengecekan memang benar batu yang dijadikan material proyek bukan batu gunung seperti pada umumnya yang berwarna putih. Melainkan batu yang berwarna laiknya tanah puru orange yang disebut batu Kikarat dari Kampit. “Namun batu itu ternyata masih sesuai dengan spek di RAB. Batu tersebut sama kualitasnya dengan batu gunung atau batu belah yang disebutkan di RAB,” kata Amir kepada harian ini seraya menunjukan foto-foto hasil pemotretan di lapangan.

Komentar

BERITA LAINNYA