oleh

Ada 4 Pajak Daerah Belum Capai Target

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang nampaknya harus lebih bekerja keras dalam memenuhi target pajak daerah. Pasalnya, hingga minggu kedua bulan Oktober ini, realisasi pajak daerah baru mencapai 79,79 persen dari target yang ditetapkan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang, Agus Fendi menerangkan bahwa seharusnya realisasi pajak daerah di minggu kedua Oktober ini harus sudah mencapai 80,64 persen. Ini artinya, ada beberapa jenis pajak yang perlu digenjot lagi pemungutannya.

Loading...

“Ya dari sebelas jenis pajak, kita akui ada empat jenis pajak yang masih di bawah target yakni pajak minerba, pajak bumi dan bangunan, pajak walet dan pajak air tanah,” ungkap Agus Fendi kepada Babel Pos, Rabu (17/10).

Agus meyebutkan, untuk pajak minerba dari target Rp2,75 miliar baru terealisasi sebesar Rp1,7 miliar atau sekitar 62,44 persen. Kecilnya realisasi pajak minerba ini, menurutnya, dipengaruhi oleh penerimaan paket-paket proyek yang biasanya baru berjalan pada akhir tahun.

Lanjut dia, untuk pajak bumi dan bangunan, dari target Rp11 miliar baru terealisasi Rp5 miliar atau 45,75 persen. Hal ini juga dikarenakan pemungutan pajak baru dimulai September lalu. Namun dirinya menyakini di akhir tahun nanti pajak bumi dan bangunan ini bisa mencapai target.

“Kalau tahun lalu kan untuk PBB kita tertolong dengan pajak amnesti itu, sehingga belum akhir tahun sudah terlampai, tahun ini kita belum tahu dengan kondisi sekarang, tapi ya tetap kita upayakan,” terangnya.

Demikian halnya untuk pajak walet. Saat ini, dikatakan Agus, persoalan produksi ekspor sangat mempengaruhi pajak walet di Pangkalpinang, sehingga para pengusaha walet tetap bertahan dengan kondisi yang ada.

Komentar

BERITA LAINNYA