oleh

2670 Personel TNI Ditarik dari Lombok

SEBANYAK 2670 personel TNI yang selama ini membantu tahap tanggap darurat dan rekonstruksi serta rehabilitasi pascagempa yang mengguncang Lombok dan Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, ditarik kembali ke kesatuannya masing-masing.

“Penarikan pasukan ini berikut dengan 95 alat berat, seperti eskavator, dum truck, buldoser, termasuk motor trail. Saat ini semua alat berat sudah berada di Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Carik,” kata Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Bencana Gempa Lombok Mayjen TNI Madsuni seusai rapat koordinasi bersama Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Minggu.

Loading...

Ia menjelaskan, penarikan 2.670 pasukan dari sebelumnya berjumlah 3.137 orang yang berasal dari tiga Matra, TNI AD, TNI AL dan TNI AU tersebut seiring berakhirnya masa tugas Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) di NTB.

“Penarikan kami lakukan secara bertahap, mulai dari tanggal 7-20 November 2018,”  ujarnya.

Mayjen TNI Madsuni mengatakan dengan ditariknya pasukan tersebut, maka Posko Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) yang berada di eks Bandar Udara Selaparang di Rembige, Kota Mataram dibubarkan.

“Langsung kami bongkar, begitu kita selesai. Karena tidak mungkin selamanya kita berada di sini,” ucapnya.

Komentar

BERITA LAINNYA