oleh

2 WNA di Pabrik Zirkon, Imigrasi Tahan WNA China dan Kanada Pemakai Visa Turis

DUA warga negara asing (WNA) asal China dan Kanada, terhitung Selasa 9 Juli 2019 lalu, ditahan pihak Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Pangkalpinang di Rumah Detensi Imigrasi (rudenim) di Pangkalan Baru, Pangkalpinang.

—————-

Loading...

HAL itu diakui Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Pangkalpinang, Mas Ari Yuliansyah, Rabu (17/09) saat ditemui Babel Pos di kantornya.

Orang nomor satu di Kanim Kelas 1 Pangkalpinang ini membenarkan penangkapan terhadap 2 WNA tersebut di salah satu perusahaan pabrik pengelohan zirkon di Pangkalpinang. Saat ini pihaknya sedang melakukan pendalaman terhadap 2 WNA tersebut.

“Meskipun di satu sisi cukup kesulitan juga untuk mengumpulkan barang bukti, tapi nanti akan kita lihat, kalau memang ada pelanggaran keimigrasian yang mereka lakukan, maka pasti akan kita proses sesuai prosedur keimigrasian dan dilakukan pendeportasian,” ujar Mas Ari.

Terkait berbagai informasi yang menyebar bahwa 2 WNA tersebut terkait zirkon, Mas Ari Yuliansyah mengaku pihaknya tak berwenang untuk mengkonfirmasi lebih lanjut akan info tersebut. “Ada yang bilang 2 WNA ini adalah buyers, mafia dan sebagainya, tetapi imigrasi tidak akan masuk ke ranah tersebut dan mengomentarinya, karena disatu sisi itu tadi tidak ada bukti pembelian zirkon maupun bukti dokumen WNA yang bersangkutan bekerja pada perusahaan tersebut,” sebutnya.

Komentar

BERITA LAINNYA