oleh

WNI di Sydney Desak Pemilu Ulang

“Proses yang panjang dan ketidakmampuan PPLN Sydney sebagai penyelenggara menyebabkan antrean tidak bisa berakhir sampai pukul 18.00 waktu setempat,” demikian bunyi keterangan petisi tersebut.

“Ratusan orang yang sudah mengantre sekitar dua jam tidak dapat melakukan hak dan kewajibannya untuk memilih karena PPLN dengan sengaja menutup TPS tepat pukul 18.00 tanpa menghiraukan ratusan pemilih yang mengantre di luar,” sambung isi petisi tersebut.

Loading...

Sementara itu, PPLN Sydney mengaku, pemungutan suara berjalan lancar. Sebanyak 25.381 pemilih terdaftar di PPLN Sydney.

PPLN Sydney membuka 22 TPS, yakni 4 di Konsulat Jenderal RI Sydney, 5 TPS di Sydney Town Hall, 3 TPS di Marrickvulle Community Centre, 3 TPS di Yagoona Community, 3 TPS di Good Luck Paza, 2 TPS di Sherwood State School-Brisbane, dan 2 TPS di Adelaide State Library.

Pemungutan suara dibuka sejak pukul 08.00-18.00 waktu setempat. PPLN Sydney menyatakan, para pemilih tetap dan pemilih yang pindah lokasi sebagian besar juga terlayani dengan baik sejak pagi hari.

PPLN Sydney mengaku, antrean pemilih mencapai puncaknya menjelang pukul 17.00 waktu setempat. Hal itu diklaim karena banyak pemilih DPKLN yang ingin mencoblos.

Komentar

BERITA LAINNYA