oleh

Waw.. Babel 5 Besar Nikah Dini

*Pemerintah Siapkan Perppu
*Usia Minimal Pernikahan Bakal dinaikkan

MARAKNYA kasus perkawinan anak di bawah umur membuat pemerintah gelisah. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) tentang Perkawinan. Perppu tersebut diharapkan bisa menjadi pengganti UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang dinilai sudah tidak relevan.

loading...

Provinsi Bangka Belitung bahkan masuk dalam daftar 5 besar sebagai provinsi dengan angka perkawinan anak tertinggi. Babel dibawah Kalimantan Selatan sebagai penghuni puncak dan Kalimantan Tengah urutan kedua. Diurutan keempat dan kelima ada Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara.

Sementara 5 Provinsi dengan angka perkawinan anak terendah adalah DI Jogjakarta, Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. (lihat grafis)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yambise mengatakan, ide membuat Perppu merupakan dorongan dari masyarakat sipil. Pada Jumat (20/4) lalu, mereka menyampaikan keresahan terkait banyaknya pernikahan dini kepada Presiden Joko Widodo.

Belakangan, lanjutnya, presiden menyetujui ide tersebut.”Pak Presiden mendukung, sudah menyatakan kepada ormas-ormas yang hadir di Istana Bogor,” ujarnya saat ditemui di perayaan Hari Kartini di Istana Kepresidenan, Bogor, kemarin (21/4).

Yohana menilai, unsur keterdesakan sebagai syarat lahirnya produk hukum perppu sudah terpenuhi. Pasalnya, kasus-kasus perkawinan anak terjadi cukup massif di daerah. Jika tidak diatasi, hal itu akan berdampak buruk terhadap masa depan bangsa.

Berdasarkan kajiannya, kasus-kasus kekerasan pada perempuan, kekerasan pada anak, hingga kematian ibu-anak saat melahirkan banyak didominasi oleh hasil perkawinan dini. Baik itu karena psikis yang belum matang, hingga kondisi alat reproduksi yang belum sempurna.

Komentar

BERITA LAINNYA