oleh

Warga Pangkalarang Tak Terima Dibilang Kumuh

*Tetap Ngotot Gatal-gatal Disebabkan Ulat Bulu
*Dinkes PPKB Sosialisasi Kesehatan Lingkungan

PANGKALPINANG – Warga Pangkalarang Kelurahan Ketapang Kecamatan Pangkalbalam tidak terima daerahnya dibilang kumuh. Terlebih kekumuhan tersebut dituding sebagai penyebab gatal-gatal.

loading...

BACA: Sudah 300 Warga Pangkalarang Diduga Kena Serangan Ulat Bulu

Bahkan mereka juga menolak gatal-gatal yang dirasakan merupakan penyakit kulit scabies. Mereka tetap kekeuh penyebab gatal-gatal tersebut murni wabah ulat bulu.

BACA: Molen pun Terserang Ulat Bulu

“Kami nggak rela kawasan kami dibilang kumuh, jangan hina kampung kami, gatal-gatal ini murni wabah ulat bulu,” kata Jepri, perwakilan Warga Pangkalarang dalam sosialisasi kesehatan lingkungan yang digelar Dinas Kesehatan, Perlindungan Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Pangkalpinang di Pangkalarang, Rabu (19/6/2019).

BACA: Gara-Gara Scabies, Bukan Ulat Bulu?

Menurut Jepri, pada dasarnya lokasi Pangkalarang tersebut memang merupakan daerah pesisir. Namun selama 30 tahun terakhir ini, warga tidak pernah merasakan gatal-gatal pada kulit.

“Jadi ini murni ulat bulu, kita jangan salahkan lingkungan, makanya kita harus mencari solusi,” kata Jepri.

Komentar

BERITA LAINNYA