oleh

Warga Keluhkan LPG 3 KG & BBM

*Ferry Insani: Pemda Hanya Supporting System
SERINGNYA keluhan masyarakat mendapatkan gas LPG 3 kg dan BBM ditanggapi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Ferry Insani.

—————

MENURUT mantan Sekda Bangka dan Pangkalpinang ini, persoalan gas dan elpiji sebetulnya lebih banyak terkait regulasi, yang salah satunya dibuat untuk mengurangi pemakaian gas melon agar tidak semakin salah sasaran.

Sebab, tabung gas 3 kilogram merupakan salah satu program subsidi pemerintah untuk membantu masyarakat miskin setelah dikonversi dari minyak tanah, bukan untuk pemakaian perusahaan besar atau orang kaya. Namun pengaturan kebijakan ini ada ditangan operator yakni pemerintah dan PT. Pertamina. Sedangkan pemerintah daerah hanya sebagai supporting system.

“Inflasi Babel selama ini masih cukup stabil dan terkendali. Tingkat inflasi di Babel sekarang juga sangat dipengaruhi oleh harga tiket pesawat yang mahal, sedangkan kalau elpiji ataupun BBM tidak ikut menjadi pemicu meningkatnya inflasi di Babel,” ujar Ferry saat ditemui wartawan belum lama ini di kantornya.

Ditambahkan Ferry, pemerintah daerah termasuk pemerintah Bangka Belitung sebagai suporting system memang memiliki peranan menjembatani dengan berkoordinasi ke pihak terkait jika ada keluhan masyarakat. Pemda tidak bisa memaksa atau menentukan besaran kuota yang harus disediakan, Walaupun sebetulnya ingin kuotanya lebih banyak dan mencukupi kebutuhan masyarakat, namun kebijakan kuota berlaku secara nasional yang telah dibagi ke daerah masing-masing.

“Kita tidak bisa intervensi, meskipun kita Pemda sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah ingin meminta kepada pihak-pihak terkait untuk melakukan review, tetapi sekali lagi ini kan kuotanya secara nasional.

Komentar

BERITA LAINNYA