oleh

Wagub: Memang Sulit Diberantas!, Izin Rawan Pungli

hidayat-arsani-webWAKIL GUBERNUR Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani mengakui pungli (pungutan liar) rawan terjadi di lingkungan pemerintahan provinsi maupun kabupaten/kota. Terutama di lembaga yang bersifat pelayanan publik dan perizinan.
————-
PRAKTEK ‘kongkalingkong’ itu bila terus terjadi tentu sangat menyulitkan masyarakat dalam pengurusan perizinan. “Menurut saya dinas-dinas yang sifatnya Perizinan sangat rawan terjadi pungli,” ujarnya kepada wartawan, Senin (17/10).

Pria akrab disapa Bang Dayat itu pun tak menampik jika masih ada Pungli di lingkungan pemerintah daerah, karena pengawasan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kurang. “Tetap ada ya namanya pungli, tapi itu hanya soal besar kecilnya saja. Jika pengawasan kurang, maka Pungli ini sulit diberantas. Sampai kapan pasti tetap ada di lingkungan pemerintahan,” sebutnya.

loading...

Kendati Pungli masih terjadi, namun kata Ketua DPD Golkar Babel itu, sifatnya kecil, tidak besar. Terlebih sistem yang berbasis online memperkecil ruang untuk melakukan Pungli. “Kalau pungli yang dilakukan PNS mungkin skalanya sudah kecil, tidak seperti dulu karena sekarang kita bekerja sudah berdasarkan sistem, sudah online dan semua hasil kerja pegawai bisa dilihat dari sistem,” tandasnya.

Ia pun mengimbau jajaran PNS sebagai abdi masyarakat di lingkungan Pemprov Babel agar bekerja dengan baik tanpa meminta imbalan. “Jangan minta imbalan, bekerjalah dengan sistem dan jangan mempersulit masyarakat. Di setiap instansi sistem sudah ada, tinggal ditata saja. Kita harus hilangkan budaya pungli di lingkungan pemerintahan,” tegasnya.(Fiz)

Komentar

BERITA LAINNYA