oleh

Usai Hina Jokowi, Sandi Minta Maaf dan Tawarkan Pijat Gratis ke Presiden

Babelpos.co  SUNGAILIAT – Sandi (20) pemuda asal Desa Balun Ijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka menyesali perbuatannya usai membuat video penghinaan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Pemuda tidak tamat SD yang hanya mengenyam hingga kelas 2 ini mengaku iseng membuat video viral karena melihat musim heboh ganti presiden.

Ingel-ingel, iseng-iseng bai. Dak tau saya dak boleh gitu,” kata Sandi yang dikenai wajib lapor oleh Polres Bangka pasca penetapan tersangka baginya di Mapolres Bangka, Senin (3/9/2018).

loading...

BACA: Hina Jokowi, Dua Pemuda di Bangka Tersangka

Ia pun yang sebelumnya mengajak tidak memilih Jokowi malah berbalik menyatakan akan memilih Jokowi dan mendoakan Jokowi menang Pilpres nanti. Pria yang disapa Wak Jang dan memiliki keahlian memijat ini meminta maaf kepada presiden RI yang telah ia hina beberapa hari lalu hingga videonya viral.

Ku dak tau, ku langsung keceplos ngomong nak ya. Kunurut galak nonton tivi berita tentang Jokowi. Ku nyesel, bener-bener nyesel. Tidak benci, malahan inginku, tapi (video) la tebuat dak tau ngapa la,” tukasnya.

Ia mengaku tidak dalam keadaan mabuk saat membuat video viral yang direkam temannya itu. Ia juga mengaku spontan melakukan itu dan tidak ada pihak-pihak yang mengajari dan menyuruhnya. Ia pun menyatakan tidak tahu kalau video tersebut akhirnya viral di media sosial maupun media massa.

Atas perbuatannya ia meminta maaf ke Jokowi. Lucunya, ia pun bersedia memberi pijat gratis sebagai keahliannya kepada kepala negara RI tersebut.

“Pak Jokowi saya minta maaf. Mudah-mudahan Pak Jokowi jadi bapak presiden kita. Saya akan milih bapak Jokowi 2019 ni. Kalau pak Jokowi minta diurut (dipijat), saya siap urutnya,” tandasnya.

Komentar

BERITA LAINNYA