oleh

Usai Dilantik, Deru & Mawardi Dibawa ke KPK

USAI dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) langsung dibawa ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya diantar ke KPK oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

—————-

loading...

HERMAN Deru-Mawardi Yahya resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (1/10) sekira pukul 10.45 WIB. Selain Gubernur Sumsel, Jokowi juga melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor-Hadi Mulyadi. Keduanya merupakan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2018-2023 hasil Pilkada Serentak 2018.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang ditemui di halaman Istana Negara usai pelantikan menjelaskan, proses pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel dan Kaltim memang sengaja di percepat. Pasalnya, Gubernur dan Wakil Gubernur sebelumnya sudah mengundurkan diri karena telah dinyatakan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT) dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI pada 19 September 2018 lalu.

Padahal, Akhir Masa Jabatan (AMJ) Gubernur Sumsel berakhir pada 7 November 2018 mendatang. Begitu juga dengan AMJ Gubernur Kaltim yang berakhir pada 17 Desember 2018. Dikarenakan telah ditetapkan sebagai calon anggota DPR RI, maka telah dinyatakan mundur per tanggal 20 September.

“Sehingga tidak perlu menunggu sampai bulan November dan Desember. Tidak melanggar UU karena terhitung mundur. Sama dengan anggota DPR kalau PAW mundur, langsung diganti tidak perlu menunggu sampai berakhir masa jabatannya,” kata Tjahjo.

Komentar

BERITA LAINNYA