oleh

Ungok-Ungok

Oleh: Ahmadi Sopyan – Penulis Buku/Pemerhati Sosial —

SALAH satu penghambat alur pikir dan kreativitas seseorang adalah perilaku “ungok-ungok” alias “ude-ude”. Bayangkan kalau perilaku itu ada pada sosok pemimpin? Akhirnya Rakyat pun berslogan: “Hidup Segan Mati Beguyur”.

Loading...

—————

BEBERAPA Minggu lalu, saya mendapat undangan untuk mengisi motivasi mengenai social-technopreneurs Era Industri 4.0. Kegiatan yang dijadwalkan minggu depan ini (11 September), membuat saya harus berpikir membuat semacam persiapan powerpoint sebagai bahan memaparkan tentang tema tersebut yang insya Allah saya kaitkan dengan kepemimpinan.

Pada era Industri 4.0. ini, generasi muda yang tidak cerdas dalam mengolah kemampuan diri, maka ia akan menjadi generasi “ungok-ungok” atau bahasa lainnya “ude-ude”. Hal ini tentunya akan melahirkan generasi-generasi jongos, cengeng dan pada akhirnya menjadi generasi “ngabis beras” alias hanya bisa makan tanpa bisa mencari akibat tidak siap pada perubahan zaman.

Akhir-akhir ini, saya banyak memiliki kesempatan bersama anak-anak muda, baik secara formal dalam mengisi materi motivasi maupun non formal sekedar ngobrol sambil menikmati kopi. Kepada diri sendiri dan kepada sahabat-sahabat muda, saya katakan bahwa jangan pernah lengah karena perubahan zaman begitu cepat. Jangan menjadi manusia-manusia kagetan, baik kaget sosial, kaget struktural maupun kaget spiritual. Karena berapa banyak sekarang ini saya saksikan manusia-manusia Indonesia yang mengalami “penyakit penuaan dini”, yakni tua belum waktunya.

Komentar

BERITA LAINNYA