oleh

UAS = Untuk Anda Semua!

KETIKA ada penolakan terhadap Ustad Abdul Somad (UAS), semua kaget. Apakah ceramahnya terlalu keras? Apakah ia terlalu kritis? Ataukah dia dinilai sebagai bagian dari sebuah kelompok yang dilarang pemerintah?

———————

loading...

CERAMAH UAS disukai umat! Itu fakta tak terbantahkan. Tak hanya yang awam, tapi juga yang paham. Tak hanya muslim yang taat, tapi juga muslim yang setengah taat. Tak hanya oleh oknum muslim yang selalu berbuat benar, tapi juga oknum muslim yang hobi berbuat ingkar?

Intinya, ceramah UAS disukai karena ceramah UAS membumi, kekinian, apa adanya, dan tak berdiri di salah satu kelompok umat.

UAS dalam ceramahnya tak pernah menyalahkan salah satu kelompok atau organisasi, tapi malah kadang meluruskan yang disertai dengan dalil dan dasar yang dipakai organisasi atau kelompok itu. Intinya, selagi rukun Islam dan Rukun Imannya sama, pasti menerima ceramah UAS. Tak peduli dia siapa, selagi dia muslim, akan menerima. Bahkan juga oleh kalangan pejabat tinggi negara. Bahkan lagi, kerap pula ia diundangan kalangan menteri.

Ketika ada yang menolak dengan dalih kontroversi, justru pertanyaan sebagian besar umat, ada apa ini?

***

SEORANG ustad tetap akan populer dan diterima ketika ia patuh dengan 2 hal. Yaitu, Jangan Berpolitik, dan Jangan Berpoligami.

UAS populer berbarengan dengan ketika negeri ini tengah berhadapan dengan fakta adanya kasus yang berhubungan dengan penodaan agama. Dan itu UAS justru berada di posisi yang sama dengan mayoritas muslim negeri ini bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang notabene saat itu dipimpin KH Ma’ruf Amin yang sekarang menjadi kandidat Cawapres incumbent Joko Widodo.

Komentar

BERITA LAINNYA