oleh

TPA Regional Belum Pasti, Parit Enam Jadi Andalan

PANGKALPINANG – Rencana pembangunan Tempat Penampungan Akhir (TPA) Regional untuk oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengatasi masalah sampah di Kota Pangkalpinang, hingga kini belum ada kepastian. Bahkan, meski sudah ada wacana Gubernur Babel, Erzaldi Rosman untuk mewujudkan hal itu di wilayah Bangka Tengah, masih sekedar wacana. Padahal TPA regional ini sudah diajukan Pemkot Pangkalpinang pada 2015 lalu.

————————————

HAL ini diketahui Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil setelah mengikuti rapat koordinasi bersama gubernur (rakorgub) di Belitung Timur beberapa waktu lalu. Karena itu, sembari menunggu adanya kepastikan TPA regional oleh gubernur, pihaknya tetap mengoperasionalkan TPA yang ada di kawasan Parit Enam, Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan.

“Jadi kita tetap mengandalkan TPA Parit Enam dalam memgatasi sampah di Pangkalpinang. Makanya, supaya ini tidak menimbulkan efek seperti bau ke mana-mana, kita sudah membeli lagi lahan dua hektare di kawasan itu, sampah-sampah kemarin kita alihkan ke situ, kita timbun kembali,” ungkap pria yang akrab disapa Molen itu kepada Babel Pos, Minggu (20/1).

Molen sangat mengharapkan TPA Regional ini bisa diwujudkan. Menurutnya, saat ini salah satu langkah mengatasi sampah di Pangkalpinang ialah TPA regional.

“Kita harap masyarakat Bateng setuju akan rencana ini. Semoga ada solusi terbaik yang kita dapatkan terkait rencana pembangunan TPA regional ini,” katanya.

Sebelumnya, TPA Regional menjadi bagian dari 31 kesepakatan rakorgub di Belitung Timur beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, ada kesepakatan terkait sosialisasi kepada masyarakat Desa Jelutung oleh Kabupaten Bateng Tengah terkait lokasi TPA Regional yang telah disepakati di sana.

Komentar

BERITA LAINNYA