oleh

Tolak Tambang Pasir!

*Musdes Berbuntut Voting
MUSYAWARAH Desa (Musdes) Desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar terkait beroperasinya tambang pasir kuarsa kembali digelar di balai desa Perlang, Senin (20/08), kemarin. Suasana panas itu akhirnya berbuntut voting dan mayoritas menolak tambang.

—————-

loading...

HADIR dalam Musyawarah Desa (Musdes), Camat Lubuk Besar, Kapolsek Lubuk Besar, Penasehat Hukum perusahaan tambang, Kepala Desa Perlang, unsur Pemerintahan Desa, dan Masyarakat Desa Perlang.

Dalam pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) tersebut, dilakukan voting suara untuk menentukan apakah warga desa Perlang menyetujui atau tidaknya kembali beroperasinya tambang pasir kuarsa didesa tersebut. Voting terpaksa dilakukan dikarenakan musyawarah tidak mencapai kata sepakat.

Hasil dari Voting tersebut, antara lain sebanyak 292 Suara menyatakan tidak menyetujui kembali beraktivitasnya penambangan pasir kuarsa, sedangkan yang menyetujui atas aktivitas penambangan pasir kuarsa sebanyak 31 Suara sedangkan suara tidak sah sebanyak 15 suara.

Atas hasil voting tersebut dinyatakan masyarakat desa perlang menolak kembali beraktivitasnya tambang pasir kuarsa didesa tersebut. Camat Lubuk Besar, Irwandi mengatakan pihak kecamatan dalam hal tersebut hanya bertindak sebagai fasilitator.

“Pada dasarnya kami pihak kecamatan ini sebagai fasilitator, Musdes ini merupakan lanjutan dari musyawarah kecamatan yang dilakukan beberapa waktu yang lalu,”ucapnya kepada Babel Pos, Senin(20/08)

Dilanjutkannya, atas hasil musdes tersebut, Irwandi menyerahkan kepada masyarakat langkah apa selanjutnya yang ingin ditempuh. “Namun kita sampaikan bahwa secara perizinan, perusahaan ini telah mengantongi izin yang lengkap dan sudah disampaikan oleh dinas kehutanan provinsi pada saat sosialisasi di Kecamatan beberapa waktu yang lalu,”sebutnya

Irwandi juga meminta kepada masyarakat desa Perlang untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. “Saya mengajak masyarakat desa Perlang untuk dapat menjaga kondusifitas dan jangan sampai masalah tambang pasir kuarsa ini membelah kerukunan warga yang ada didesa Perlang,” pintanya.

Komentar

BERITA LAINNYA