oleh

Timun Bongkok

Tidak sedikit perilaku politik para politikus dadakan itu yang menganggap ia akan berhasil duduk di parlemen hanya dengan menghitung jumlah kerabat dan sahabat. Dimatanya, pastilah kerabat dan sahabat itu akan memilih dia?
Tak sadarkan dia kerabat dan sahabat juga masih punya kerabat dan sahabat lain selain kita. Tak sadarkan dia, kerabat dan sahabat selama ini juga punya sikap politik sendiri. Jangan-jangan sahabat dan kerabat itu Caleg juga.

***

loading...

WAKTU kampanye atau istilah halusnya sosialisasi yang panjang dalam Pemilu 2019 nanti –yang sudah mulai dari sekarang– semoga masuk dalam perhitungan sang caleg pelengkap penderita.

Sang Caleg tentu tak berharap ia disamakan dengan mentimun bongkok yang masuk karung tapi tak dihitung?
Sang Caleg tentu ingin impian menjadi nyata.

Semoga sang Caleg mampu menggapai finis tak hanya separoh nafas yang berhenti di tengah-tengah… dan bakal terengah-engah…
Sadarlah… Politik memang ‘ngeri-ngeri sedap’ juga.***

Komentar

BERITA LAINNYA