oleh

TI Marbuk yang tak Kunjung Jera, Kembali Ditertibkan

Babelpos.co  KOBA – Seakan tidak jera, para penambang Tambang Inkonvensional TI Rajuk kembali rambah lokasi eks tambang Koba Tin kolong merbuk dan Pungguk di kelurahan Koba, Kecamatan Koba, Bangka Tengah.

Mendapat informasi kembali beroperasi TI Rajuk diwilayah tersebut, Tim gabungan Polres Bangka Tengah bersama Polsek Koba kembali melakukan razia TI Rajuk yang beroperasi di Kolong Pungguk dan Merbuk, kawasan Eks PT Koba Tin di Koba, Bangka Tengah, Sabtu (02/06).

loading...

Razia tersebut dipimpin langsung Kabag Ops Polres Bangka Tengah Kompol Sarwo Edi Wibowo, bersama Kapolsek Koba, AKP Andri Eko Setiawan beserta anggota.

Kabag Ops Polres Bangka Tengah, Kompol Sarwo Edi Wibowo seizin Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison Ludy Bard Sitanggang mengatakan, giat yang dilakukan pihaknya setelah mendapat informasi dari masyarakat kembali beraktivitasnya Tambang Inkonvensional di areal eks kolong Koba Tin tersebut.

“Hari ini kembali Kita lakukan penertiban terhadap TI yang beraktifitas di lokasi merbuk dan Pungguk,” ujarnya kepada Babel Pos, Sabtu (02/06) di sela-sela penertiban.

Diungkapkan Kabag Ops, dari giat penertiban yang dilakukan tim gabungan berhasil menemukan sejumlah TI Rajuk yang akan beroperasi di daerah tersebut.

“Para penambang ini baru akan memulai aktivitasnya dan ada yang baru akan merakit, kurang lebih ada Empat unit Ti yang akan beroperasi di daerah itu, namun setelah kita lakukan himbauan dan arahan kepada para penambang, mereka bersedia untuk mengangkat TI tersebut dari daerah tersebut,” sebutnya.

Pada kesempatan tersebut, Dihadapan para penambang, Kabag Ops juga menghimbau kepada para penambang dan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas penambangan dilokasi tersebut.

“Kita himbau Kepada masyarakat untuk tidak melakukan penambangan di daerah ini baik di Kolong Merbuk, Pungguk maupun Kenari karena areal tersebut merupakan illegal dan melanggar Hukum. Dan yang terpenting atas aktivitas TI di Tiga lokasi tersebut dapat mengakibatkan banjir,” pintanya.(ynd)

Komentar

BERITA LAINNYA