oleh

Tetap Apa Adanya, Bukan Ada Apanya?

Oleh: Syahril Sahidir – CEO Babel Pos Grup —

HANYA Tuhan yang satu, yang lainnya ada dua. Ada baik ada buruk, ada laki-laki ada perempuan. Ada siang ada malam, ada ini ada itu… begitulah seterusnya. Termasuk ada yang terpilih dan ada yang tak terpilih.

loading...

——————-

”BUNG, bagaimana dengan 22 Mei 2019 ini?”
”Memangnya kenapa?”
”Bung khawatir gak?”
”Gak?”
”Kok gak?”
”Selagi aturan dan masih dalam koridor, kenapa khawatir? Hal yang penting adalah, tegaknya aturan dan UU. Itu saja.”
”Tapi saya was-was Bung…”
”Wajar, karena kamu tinggal di Jakarta..”
”Bung gak ya?”
”Gak, kan di Bangka. Indonesia kan bukan cuma Jakarta… he he…”

***

DALAM politik, dendam kesumat, prasangka, curiga, seolah menjadi begitu dekat. Tak boleh ada kekalahan apalagi penyerahan kepada setiap lawan politik. Jangankan kalah, seri atau sama saja diharamkan!

Begitu kejamnya politik, sehingga kadang memang dunia politik tak holeh didekati, tapi tetap harus digauli karena memang itulah sudah menjadi dunia sehari-hari…

Komentar

BERITA LAINNYA