oleh

Tersangka Pipa Ditahan Tapi ‘Nyicil’, 2 Sudah Nginap, 2 Lagi Menyusul

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Apresiasi patut diberikan ke Kejati Bangka Belitung (Babel) khususnya dalam penanganan dugaan korupsi proyek instalasi dan rehabilitasi pipa transmisi kolong Merawang, Bangka, milik Satker Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA), Kementrian Pekerjaan Umum. Meski kerugian negara sudah pulih, namun 2 tersangka tetap dikenakan penahanan.

Kedua tersangka yang sudah ditahan adalah kontraktor dari PT Rian Jaya Makmur, Judas alias Aloy dan M Rifani alias Pepen yang ‘nginap’ di Lapas Tuatunu Pangkalpinang. “Dua tersangka dulu dari pihak kontraktor yang kita tahan. Ke 2 tersangka lainya dari pihak PJPA Mulyanto (PPK) dan Abdul Roni (KPA) menyusul,” kata Wilman.

loading...

Sebelum ditahan, ke 2 tersangka terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan di ruangan penyidikan guna melengkapi berkas. Sekitar pukul 17.30 WIB baru 2 tersangka langsung ditahan oleh penyidik. Pihak penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung membenarkan penahanan tersebut.

Tidak banyak pernyataan yang disampaikan pihak penyidik. Wilman hanya mengatakan dengan adanya penahanan guna mempercepat penuntutan ke persidangan di Pengadilan Tipikor kota Pangkalpinang. “Di persidangan nantinya akan kita uji semuanya. Kita juga berharap dalam kasus ini nantinya kepastian hukum akan diperoleh para tersangka. Kita juga tidak mau menggantung-gantung nasib hukum orang,” tegasnya.

Dalam perjalanan penyidikan kasus dengan nilai proyek bersumber dari APBN 2016 sebesar 5 milyar kerugian negara telah berhasil pulih dengan total pengembalian sebesar Rp 1,9 milyar cash. Namun begitu pihak pengacara terdakwa tetap akan kooperatif dalam melaksanakan proses hukum yang sedang berjalan.(eza)

Komentar

BERITA LAINNYA