oleh

Ternyata Ini Penyebab ‘Gebrak Meja’ di DPRD Bangka

*Disinggung Soal Orang Belinyu
Babepos.co  SUNGAILIAT – Anggota DPRD Bangka Rudi Budiono membeberkan hal yang memicu kemarahannya pada Senin (8/10) lalu kepada pimpinan dewan di ruang rapat paripurna.

Politisi daerah pemilihan Kecamatan Belinyu dan Riau Silip ini menyatakan, ia tersinggung tidak hanya dipicu persoalan barongsai.

loading...

Sempat tersamar apa yang menjadi persoalan sebenarnya, namun akhirnya Rudi Budiono membeberkan dan mengklarifikasi secara lengkap pemicu marah versinya ke wakil ketua DPRD Bangka Kemas Herman Susilo hingga sampai menggebrak meja. Pemicu persoalan adalah adalah ungkapan yang bernada penghinaan terhadap warga Belinyu yang diduga dilakukan oleh Kemas Herman Susilo.

BACA: Anggota DPRD Bangka Saling Teriak dan Gebrak Meja

“Atas permintaan teman-teman yg mendesak saya maka saya harus mengklarifikasikan berita, permasalahan yang membuat saya emosi adalah ucapan Herman Susilo yang menyinggung terhadap masyarakat Belinyu. Kata ini yg melukai “Ngurus pasar ge dak bener. Nek bikin Bangka Utara …. Daaaaak,” sambil mengerakan tangan seakan akan tidak bisa atau tak mendukung,” kata Rudi Budiono kepada Babel Pos, kemarin malam (10/10).

Iya menepis apabila ada anggapan orang kalau kemarahannya itu adalah bentuk kesombongannya sehingga persoalan ini dinilai perlu disampaikan sejelas-jelasnya ke publik untuk kronologis kejadiannya. Sebagai orang Belinyu ia merasa marah atas kejadian. Lain hal kalau hanya pribadi dia sendiri yang disinggung ia masih bisa terima. Ia anggap seorang dewan sangat tidak layak mengucapkan demikian apalagi seorang pimpinan , seharusnya kalau memang ada kekurangan dewan harus memperbaiki atau memperjuangan lebih baik.

“Kita ini adalah dewan Kabupaten Bangka meliputi 8 kecamatan, seharusnya harus memperjuangkan kemajuan di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka. Memang dewan mewakili dari dapil masing masing tapi kewajiban sebagai anggota dewan adalah memperjuangkan aspirasi masyarakat secara keseluruhan, se Kabupaten Bangka,” ujarnya.

Komentar

BERITA LAINNYA