oleh

Terkotak-kotak Dalam 1 Kotak?

TINDAKAN membakar bendera suatu negara atau suatu organisasi, boleh jadi adalah perlambang atau simbol anti terhadap negara atau organisasi itu. Jika itu yang dilakukan oleh sekelompok orang, yakinlah yang akan memperhatikan hanya sebatas organisasi atau negara yang benderanya dibakar itu saja.

Oleh: Syahril Sahidir – CEO Babel Pos Grup —

loading...

KINI, negeri ini mendadak heboh. Hal yang sensitif justru muncul. Gara-gara, ada oknum dari suatu organisasi membakar bendera bertuliskan kalimat Tauhid. Bisa jadi maksud sekelompok orang atau oknum itu membakar bendera sebuah organisasi yang kini dilarang pemerintah tersebut adalah simbol atau perlambang bahwa organisasi itu jangan sampai muncul lagi di negeri ini. Atau memang maksudnya memperlihatkan ketidaksukaan terhadap organisasi itu? Silahkan, sah-sah saja…

Soal maksud dan tujuan itu –jika memang demikian– No problem. Dan yakinlah tidak akan berdampak luas.

Persoalannya, dalam bendera itu ada kalimat tauhid yang bunyi dan maknanya demikian dijunjung dan disanjung kaum muslim. Ingat! Bukan benderanya, tapi kalimatnya.

Aneh rasanya jika ada yang menyatakan membakar bendera yang dilakukan sekelompok orang itu sama saja ketika membakar bendera organisasi terlarang seperti Bendera PKI yang bergambar palu arit?

Masya Allah! Palu Arit tak lebih dari sebuah logo partai, tentu berbeda jauh dengan Kalimat Tauhid. Sudah kerap kita saksikan di negeri ini segenap kader partai kecewa lalu membakar jaket yang berisikan logo dan tulisan partainya?

Komentar

BERITA LAINNYA