oleh

Tambang Pasir Diduga Ilegal

*Sudah 2 Minggu, Diangkut ke Pangkalpinang
SUNGAISELAN – Aktivitas tambang pasir di daerah Bukit Muntel perbatasan Desa Lampur dan Desa Munggu Kecamatan Sungaiselan diduga Ilegal. Pantauan Babel Pos di lokasi tempat pengambilan pasir tersebut tampak belasan mobil dump truck secara bergantian mengambil pasir. Terlihat juga satu unit alat berat jenis excavator sedang mengumpulkan pasir dan memindahkannya ke dalam truk-truk yang sudah mengantre, Kamis (13/12).

Aktivitas pengambilan pasir tersebut belum diketahui dilakukan oleh perorangan ataupun perusahaan karena tidak ada plang proyek ataupun papan legalitasnya di lokasi tersebut.

loading...

Menurut warga sekitar, aktivitas tersebut sudah berlangsung sekitar dua minggu lalu. Bahkan kegiatan itu juga dilakukan dari pagi hingga malam hari yang dibawa ke Pangkalbalam, Pangkalpinang.

Humas PT Agrindo, Zulkifli saat dikomfirmasi Harian ini mengaku baru mengetahui adanya aktivitas pengambilan pasir. Pihaknya baru akan melayangkan surat terkait kegiatan tersebut ke Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung.

“Kami baru tahu aktivitas ini kemarin, memang wilayahnya dekat dengan kami (PT Agrindo) tapi nanti kami cek lagi. Mungkin ada sebagian masuk wilayah kami ini, makanya kami akan kirim surat ke dinas kehutanan,” sebutnya.

Komentar

BERITA LAINNYA