oleh

‘Sunfo’ Hebat?

*Zainuddin: Nawacita Jokowi itu, Hukum tegas & Adil
*Joni dan Popo Apa Kabar?

‘HEBATNYA’ bos timah Belinyu, Sunfo, sang mantan buronan yang menyerahkan diri namun tetap tak ditahan, dan hanya dituntut 3 bulan dengan denda Rp 2 juta saja menuai kritik pedas dari kalangan aktifis. Diantaranya dari Zainuddin Pay yang biasa kritis terhadap hal-hal yang dinilai janggal.

loading...

—————–

“PENEGAKAN hukum esensinya bisa menuai rasa keadilan, bukan justeru menuai tanda tanya besar. Kok bisa ada perbedaan mencolok antara perlakuan hukum yang diterima terdakwa satu dengan terdakwa lainya. Padahal konstruksi kasusnya sama,” kata Zainudin Pay, kepada harian ini.

Akan semakin menjadi tanda tanya besar saat statistik hukum justeru menunjukan perlakuan hukum yang istimewa. Seperti yang dialami oleh bos Sunfo yang dituntut hanya 3 bulan penjara saja. “Kita sangat sayangkan sekali, bos Sunfo terkesan dapat perlakuan hukum istimewa. Dia tidak ditahan, walau sempat buronan. Lalu memperoleh tuntutan ringan. Sedangkan dalam kasus yang sama penambang yang tak miliki modal besar ditangkap, ditahan lalu dituntut sampai setahun,” sesalnya.

Tuntutan hukum seperti ini dikatakanya agar menjadi perhatian serius Kejaksaan Agung maupun Mahkamah Agung.

“Nawacita Jokowi itu diantaranya penegakan hukum yang tegas dan adil tanpa pandang bulu, bukanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Jangan juga sampai membuat keresahan di masyarakat, karena sektor pertambangan menjadi mata pencaharian utama masyarakat kecil kita,” ingatnya.

Terkait dengan kasus Sunfo, menurutnya tuntutan keadilan hukum itu belum berakhir. Masyarakat masih menaruh harapan kepada majelis hakim sebagai gerbang akhir keadilan. “Saat ini keadilan itu ada di tangan hakim, tapi apakah majelisnya mampu menjawab tuntutan itu.

Komentar

BERITA LAINNYA