oleh

Sopian: Jangan Ada Lagi Kegiatan Siluman!

Sopian kembali menegaskan, Pemerintah Kota Pangkalpinang dari waktu ke waktu berusaha untuk menata dan memperbaiki mekanisme perencanaan di berbagai tingkatan untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat (bottom up planning) dengan apa yang akan diprogram pemerintah (top down planning).

Idealnya pelaksanaan Musrenbang melibatkan masyarakat/stakeholder mulai dari tahapan proses, penentuan dan pelaksanaan termasuk stakeholder secara bersama memikirkan bagaimana membiayai dan mengimplementasikan hasil Musrenbang seperti yang dilakukan saat ini.

loading...

Melalui tema ‘Percepatan Pembangunan Kewilayahan dan Reformasi Birokrasi Secara Konsisten Serta Berintegritas Menuju Pangkalpinang yang Sejahtera’,dikatakan Sopian, Musrenbang RKPD Kota Pangkalpinang tahun ini diarahkan untuk melahirkan program/kegiatan yang mampu mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dari segi penguatan ekonomi, kemandirian dan daya saing.

“Untuk itu, saya atas nama Pemerintah Kota menginstruksikan dan mengimbau kepada seluruh OPD untuk merumuskan program-program kegiatan yang pro terhadap kepentingan masyarakat. lsu-isu seputar peningkatan Pelayanan Publik, penanggulangan banjir, penerangan jalan umum (PJU), pengendalian sampah dan tata ruang dalam kerangka perluasan pembangunan menjadi prioritas utama yang akan kita selesaikan untuk tahun 2020 mendatang,” katanya.

Pada tahun 2019 ini, ujar Sopian, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga melakukan berbagai penataan di berbagai bidang. Khusus dari aspek perencanaan, tahapan pelibatan masyarakat kita perkuat mulai dari Penyelenggaraan Rembug di 42 Kelurahan, dan melaksanakan Musrenbang RKPD di 7 Kecamatan.

Komentar

BERITA LAINNYA