oleh

Solar Subsidi Masuk ke Tambang & Industri, Gubernur: Tutup SPBU Nakal

*Gubernur Kesal!
*Ancam Tutup SPBU Melanggar
Babelpos.co  PANGKALPINANG – Antrian panjang pengerit solar dan bensin subsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang disinyalir untuk tambang dan industri disikapi serius oleh pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel). Maraknya aksi “nakal” pengerit lantaran keuntungan berlipat yang diraih dari solar subsidi dibanding solar non subsidi atau industri.

Maraknya pengerit di SPBU yang mengincar BBM subsidi, membuat Gubernur Babel, H Erzaldi Rosman kesal. Ia menegaskan akan membuat Peraturan Gubernur (Pergub) untuk menangani permasalahan ini.

loading...

“Kami undang karena perlu kebijakan kuat terkait masalah ini. Masyarakat kecil sangat dirugikan, jadi saya minta dikeluarkan semacam keputusan gubernur untuk mengatasi masalah ini, karena masalah ini ada dimana mana,” ujar Erzaldi saat Rakor bersama Forkominda, pihak penyedia dan distribusi BBM dan gas di Babel, di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, Pangkalpinang, Rabu (17/10).

“Saya minta SPBU yang melanggar akan saya tutup tapi saya tutup sesuai prosedur, yang tidak ikut pergub kita tutup SPBU ini,” ancamnya.

Ia meminta dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi melakukan pendataan muara dari solar subsidi yang digunakan pelaku tambang dan induatri.

“ESDM harus mendata dimana banyak tambang-tambang, entah itu ilegal atau legal. Mereka harus pakai solar industri. Tidak ada yang tidak pakai solar industri,” tekannya.

Sementara, khusus mobil angkutan barang, truk atau sejenisnya yang diperbolehkan mengisi BBM bersubsidi, Erzaldi mewajibkan mobil itu harus berisi muatan atau tidak boleh kosong.

Komentar

BERITA LAINNYA