oleh

Soal Debat Pilpres, Ini 5 Keputusan KPU yang Dinilai Kontroversial

MEDIA sosial belakangan ini ramai membicarakan soal keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dinilai kontroversial. Tapi sebenarnya, keputusan yang diambil lembaga yang diketuai oleh Arief Budiman itu telah melalui kesepakatan bersama oleh kedua tim sukses.

Namun memang, dalam proses kesepakatan itu, kedua pasangan calon kerap mengalami kebuntuan, terkait ihwal teknis pelaksanaan debat nantinya. Dari kebuntuan tersebut, salah satu pihak, suka atau tidak suka harus mengalah menjadi kesepakatan bersama.

Berikut JawaPos.com (Grup Babelpos.co) telah merangkum beberapa perdebatan soal teknis pelaksanaan debat yang berujung perdebatan di kedua paslon. Sejatinya, seluruhnya memang telah melalui kesepakatan bersama. Hanya saja, sejumlah pihak mengaku masih kecewa dengan tak dilaksanakannya usulannya tersebut.

1. Moderator Debat
Dalam hal ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memang telah memutuskan moderator debat kali ini adalah tokoh jurnalis senior Ira Koesno dan Imam Priyono dari TVRI. Namun, dalam proses menuju kesepakatan tersebut, timses paslon nomor urut 02 pernah mengusulkan nama Karni Ilyas dan Rosiana Silalahi.

Komentar

BERITA LAINNYA