oleh

Soal AKS ke Mabes

KEHADIRAN Bareskrim Mabes Polri yang didampingi Reskrimsus Polda Bangka Belitung, Kamis lalu (22/11) ke smelter milik PT Aries Karya Sejahtera (AKS) Belinyu, Bangka, disebut-sebut tetap berimplikasi hukum. Meski secara resmi hanya dikatakan cuma ‘pendataan’.

——————

loading...

DIRESKRIMSUS Polda Bangka Belitung, Mukti Juharsa, menyebutkan kedatangan mereka itu hanya pendataan biasa. Namun ada kabar yang menyebutkan kelanjutan persoalan smelter PT AKS ini ditangani Mabes Polri.
Kelanjutan apa?

“Penyidikanya nanti yang melaksanakannya Mabes,” tegas Mukti singkat.
Diakui, pengecekan tersebut hanya menyangkut administrasi perusahaan. Tidak hanya itu, pengecekan lanjutan ke lapangan hal-hal yang berhubungan dengan IUP (Izin Usaha Pertambangan). Dikabarkan juga saat pengecekan ke lapangan atas lokasi IUP PT AKS yang berlokasi di Dusun Tirus Kecamatan Riau Silip, Bangka, sempat bertemu dengan anggota TNI AL.

”Oh itu, memang saat pendataan di PT AKS ada anggota TNI AL. Yah itu karena ada kerjasama antara koperasi TNI AL dengan PT AKS. Itu saja,” tukas Mukti tak mau menjelaskan lebih lanjut.

Dalam pengecekan tersebut Mabes Polri dan Polda Bangka Belitung menurunkan sebanyak 25 anggotanya. Pimpinan dilakukan langsung oleh Kasubdit 5 Tipiter Bareskrim Mabes Polri, Kombes Agung.

Sementara itu, pihak PT AKS sendiri belum didapat penjelasan soal ini. Komisaris Utama PT AKS, Samuel Santoso yang dicoba dikonfirmasi Babel Pos via Whatsaap (WA) tadi malam tidak memberikan jawaban. Padahal WA yang bersangkutan terlihat dalam posisi online dan pesan yang dikirimkan tersampaikan.(eza/red)

Komentar

BERITA LAINNYA