oleh

Sidang Proyek Buku, Terdakwa Kembalikan Kerugian Negara

Babelpos.co /PANGKALPINANG – Ada hal yang menarik usai persidangan beragendakan mendengar keterangan para terdakwa, dalam perkara korupsi proyek pengadaan buku perpustakaan tahun 2010 untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Belitung Timur (Beltim) kemarin (9/11) sore.

Sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor kota Pangkalpinang itu, para terdakwa melalui penasehat hukum Tukijan Keling menyatakan kepada majelis hakim yang di ketuai Setyanto Hermawan, akan mengembalikan kerugian negara senilai Rp 131 Juta.

loading...

Oleh hakim Setyanto, kerugian tersebut dipersilakan untuk dikembalikan. Hanya saja tidak kepada pihak Pengadilan Tipikor, tetapi kepada pihak jaksa penuntut umum (JPU) saja. “Jangan kepada kami, titip ke JPU saja,” perintahnya.

Tukijan kepada harian ini menyatakan, pengembalian tersebut sebagai niat baik serta kerja kooperatif kliennya dalam proses hukum yang sedang berlangsung. Dengan pengembalian tersebut, diharapkan agar pihak JPU dalam penuntutan nantinya bisa bijaksana dan adil. “Kooperatif sudah kita tunjukan. Dengan begitu kita berharap ada tuntutan yang adil nantinya,” kata Tukijan.

Tiga terdakwa dalam korupsi proyek senilai Rp 3 Milyar ini  masing-masing, Susi Damayanti Gabel (kontraktor), Ali Imron (Mantan Kadis Pendidikan Beltim) dan Yugiarti (PPTK).

Menanggapi hal ini, JPU Kejari Beltim, Noviansyah menyatakan, tepat bila adanya pengembalian kerugian negara tersebut. Menurutnya pihaknya akan menuntut seadil-adilnya serta bijaksana dengan adanya kooperatif tersebut.

“Kalau kooperatif kita pasti bijaksana, karena tujuan utama dalam penuntutan ini adalah agar ada pengembalian kerugian negara. Terkait hukuman fisik tentu kita akan bijaksana,” tegasnya yang juga didampingi rekanya sesama JPU Kejari Beltim, Bambang Irawan dan Yudha. (eza)

Komentar

BERITA LAINNYA