oleh

Setengah PAD Terkuras untuk Atasi Banjir

*Pemkot Kucurkan Rp 400 M
Babelpos.co  PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang kesulitan mangatasi banjir tahunan yang acapkali terjadi. Untuk mengatasi persoalan itu, Pemkot Pangkalpinang pun harus mengerahkan segala upaya, salah satunya dengan “jor-joran” anggaran, bahkan hampir setengah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dianggarkan untuk mengatasi masalah tersebut.

“Kita anggarkan Rp15 miliar semacam membuat alur air mengalir sampai Pelabuhan Pangkalbalam, jangka panjang perhatian serius Pemkot menangani genangan air di Pangkalpinang,” ujar Wakil Walikota Pangkalpinang, M Sopian saat Jumpa Pers dengan awak media di Hotel Bumi Asih Pangkalpinang, Kamis 30/3).

loading...

Upaya mengatasi banjir besar tahunan di Pangkalpinang, lanjut Sopian, Pemkot Pangkalpinang akan berupaya melakukan normalisasi terhadap dua kolong terbesar utama di Pangkalpinang, yakni kolong Teluk Bayur dan Jalan Balai.

“Ada permasalahan pokok atasi kolong retensi Teluk Bayur. Tingkat sedimen Teluk Bayur dan Jalan Balai sangat tinggi. Anggaran untuk kolong Teluk Bayur dengan memperhitungkan di sekitar luas 40 hektar ada Rp 50 miliar, juga karena bangun jalur hijau, jadi untuk total normasliasi Teluk Bayur Rp 300 miliar. Sedangkan untuk kolong retensi Kacang Pedang dengan kedalaman 7 sampai 8 meter sekitaran Rp100 miliar,” ungkapnya.

“Kami juga akan berupaya meminta sharing-sharing pusat,” tambahnya.

Komentar

BERITA LAINNYA