oleh

Senyum Caleg

Senyum mereka tidak merepresentasikan sebuah kebahagiaan dan ketulusan, tetapi adalah tanda dari adanya pengharapan agar dipilih.

Senyum Caleg & Tangisan Pohon
ENTAH karena terlalu bersemangat ataukah karena Timses yang tak diberikan arahan terlebih dahulu, banyak sekali sekarang ini kita menyaksikan atribut kampanya tertempel di sejumlah pohon yang menghiasi jalanan umum.

Cukup ironis, karena kita saksikan diberbagai daerah di Indonesia, cukup banyak pohon-pohon hidup yang dihiasi oleh sejumlah iklan, apalagi musim Pemilu seperti sekarang ini. Fhoto penuh senyuman yang tertempel dibatang pohon tentunya sangat menyakitkan para pecinta lingkungan. Pohon kehilangan daya dan tak karuan bentuknya karena penuh dengan gambar dan paku tertancap.

Para Caleg yang menghiasi batang pohon dengan gambarnya yang mengumbar senyum tak pernah merasa bahwa sang pohon menangis sakit karena tertempeli sesuatu yang sangat tak penting bagi dirinya. Tapi kedepan kita berharap para Caleg tersebut sukses ataupun gagal memiliki kesempatan untuk menata dan menanam kembali berjuta-juta pohon yang telah mereka lukai dengan paku di sana-sini.

Senyum Demokrasi 2019
Demokrasi di Indonesia menampilkan wajah yang berbeda dengan demokrasi di berbagai negara yang ada. Masih banyak kita saksikan bahwa menjadi anggota legislatif di Indonesia selama ini bukanlah dianggap sarana memperjuangkan ideologi, melainkan lebih dianggap sebagai kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan untuk menyambung hidup atau meningkatkan kekayaannya. Tidak mengherankan kemudian banyak para Caleg yang terkesan muncul tiba-tiba (instan) dan berasal dari berbagai latar profesi yang sebelumnya mengenal politik pun tidak bahkan belum memiliki kiprah apapun ditengah masyarakat. Jangankan muka, namanya pun tak pernah muncul di berbagai media maupun kegiatan masyarakat.

Komentar

BERITA LAINNYA