oleh

Sebelum Serah Terima Proyek, Pengusaha Harus Clean and Clear

Babelpos.co  SUNGAILIAT – Banyaknya masalah timbul antara pengusaha kontruksi dengan pihak toko bangunan yang menyuplai bahan, mendapat respon dari Lembaga Pengembangan jasa Konstruksi Provinsi (LPJKP). Melalui Wakil Ketuanya, Ir. Agung Setiawan, LPJKP Babel mengingatkan, masalah antara pengusaha kontruksi dengan toko bangunan ini bisa menimbulkan masalah yang berlanjut ke hukum.

“Makanya kami dari pengurus menyarankan ke pemerintah untuk memfasilitasi agar permasalahan hutang piutang yang terjadi sebelum proyek, diserahkan dalam hal ini kepada PPK proyek. PPK proyek harus dapat membantu menyelesaikan sehingga saat proyek itu diserahkan semua permalahan sudah clear and clean, sehingga tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari,” saran Agung, kemarin (9/4).

Diungkapkan Agung, salah satu contoh kegiatatan proyek yang masih bermasalah soal clear and clean adalah proyek pelebaran jalan nasional 1. Pada pelebaran jalan nasional Sungailiat – Pangkalpinang dan Tanjung Kalian – Ibul yang masih bermasalah. “Makanya kita minta permasalahan ini dapat diselesaikan, dalam hal ini PPK dan kontraktor harus berkomunikasi untuk menyelesaikannya sehingga untuk penyerahan proyek pelebaran jalan nasional Sungailiat yang jatuh pada 17 November 2017 sudah clear and clean. Karena sejauh ini proyek itu masih bermasalah antara pihak kontraktornya dengan pemberi jasa suplai barang sebagaimana informasi yang kita terima,” ungkap politisi Nasdem ini.

Ditambahkan Agung, dana serah terima pihak pertama kepada pihak kedua masih ada jaminan 5 persen dari sebuah proyek. Jika kontraktor tidak bisa menyelesaikan hutang piutang dalam kegiatan proyek, PPK wajib menahan dana tersebut untuk menyelesaikan hutang atau kerusakan dari kegiatan proyek. Sehingga kontraktor nakal dapat memenuhi kewajibannya kepada pihak terhutang.

“Kita berharap kejadian semacam ini tidak terjadi di Bangka Belitung lagi. Bangka Belitung jangan sampai dipenuhi oleh kontraktor nakal,” tegas Agung. (JOI)

Komentar

BERITA LAINNYA