oleh

SDN 12 Menuju Adiwiyata Mandiri

*Bina 10 SD Buat Kompos Cair
Babelpos.co  PANGKALPINANG – SDN 12 Pangkalpinang, terus berupaya menjadikan diri sebagai adiwiyata mandiri. Sabtu (17/2) kemarin mereka mengundang 10 SDN di Pangkalpinang until dibina membuat kompos cair dari bahan-bahan sisa rumah tangga, seperti sampah, sayur mayur, buah-buahan yang sudah tak layak konsumsi.

Dikatakan Kepala Sekolah SDN 12, Rofida 10 sekolah binaan ini diharapkan dapat tetap dapat bersih dan asri sekalipun tidak dinilai. Sebagaimana maksud dari adanya adiwiyata itu sendiri, anak-anak murid  sekolah itu dapat menyadari bahwa sekolah bersih, sekolah sehat, hidup sehat serta memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, lingkungan sampah di rumah bisa menjadi hal yang penting dan berguna dijadikan pupuk kompos cair.

loading...

“Sebelumnya kita meraih adiwiyata nasional, ini salah satu upaya kita untuk meraih adiwiyata mandiri. Semoga 10 sekolah binaan kita ini dapat menyusul menjadi sekolah adiwiyata nasional,”jelasnya, Sabtu (18/2) pagi.
Dengan kemauan kerjasama dan sinkronisasi antara murid, siswa, guru, stakeholder dan masyarakat sekitar mereka menarget memperoleh adiwiyata mandiri dalam waktu 1 tahun.

“Proses berapa tahun untuk mendapatkan itu, kuncinya ada kemauan, punya sinkronisasi dan kerjasama murid, guru, kepsek dan stakeholder. Salah satu andil masyarakat yang mengirim bahan-bahan, seperti hari ini (kemarin,red),”imbunya.

Ditambahkan, Ketua Adiwiyata SDN 12, Nurdin pihaknya akan terus mengejar adiwiyata mandiri dan pembinaan pembuatan pupuk kompos cair salah satu langkah utama. Mereka membina 10 SDN yakni SDN 62, SDN 7, SDN 41, SDN 30, SDN 56, SDN 20, SDN 21, SDN 32, SDN 60, SDN 26. Dia berharap, 10 sekolah ini juga dapat mengikuti jejak menjadi sekolah adiwiyata nasional.

Komentar

BERITA LAINNYA