oleh

Sawah Disulap Jadi Tambang?

*Suhadi: Ini Harus Dikarifikasi
KEPALA Dinas Pangan, Pertanian dan Perikan Bangka Selatan (Basel), Suhadi mengaku sudah mendatangi langsung lokasi cetak sawah di Desa Sidoarjo yang diduga telah salah dimanfaatkan warga. Yakni dengan melakukan aksi penambangan di kawasan itu.

—————–

Loading...

INI diakui Suhadi kepada Babel Pos seusai menghadiri acara Rakor Upsus Bersama BPTP Balitbangtan Babel, Jumat(25/05) kemarin di Kompleks Perkantoran Bupati Bangka Selatan. Ia mengatakan bahwa croscek langsung yang dilakukan pihaknya juga sekaligus untuk melakukan pemetakan apakah lokasi tersebut memang masuk dalam kawasan pertambangan atau tidak.

“Karena dari pihak kami sendiri memang sudah melihat dengan jelas bahwa kawasan tersebut memang sudah tercetak sawah, sehingga kalau sudah tercetak, maka berarti lahan tersebut sebelum dicetak tentunya sudah lebih dulu dilakukan pemetakaan DEDnya dan pastinya juga sudah aman dan clear n clean di dalam areal penggunaan lahan HPL,” ujarnya.

Suhadi mengatakan apabila nanti hasilnya memang benar bahwa lahan cetak sawah yang ada di Desa Sidoarjo tersebut telah disalah manfaatkan sebagai lahan tambang, maka tentu hal ini harus diklarifikasikan dan ditelusur agar semakin jelas titik permasalahnya. Termasuk PT Timah Tbk yang juga disebut-sebut warga telah memberikan izin KIP di lokasi yang ditambang warga tersebut juga harus memberikan argument sejelas-jelasnya. “Persoalan ini memang harus diklarifikasikan dengan jelas, tetapi saya yakin bahwa kondisi seperti hanya terjadi di Sidoarjo,” tambah Suhadi lagi.

Kepala BBP2TP Untuk Babel sekaligus Penanggungjawab UPSUS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Harris Syahbuddin mengaku sudah mendapatkan informasi terkait adanya dugaan salah satu lahan cetak sawah yang ada di Sidoarjo Bangka Selatan telah dijadikan sebagai lahan tambang.

Komentar

BERITA LAINNYA