oleh

Satu dari Dua Anggota TNI yang Dikeroyok Itu Ternyata Paspampres

PENGEROYOKAN anggota TNI oleh tukang parkir di kawasan Arundina, Jakarta Timur masih diselidiki aparat kepolisian. Karena dalam penganiayaan itu ada dua anggota TNI yang bersitegang dengan juru parkir.

Satu dari dua anggota TNI yang diduga dikeroyok adalah anggota Pasukan Pengamanan Presiden. Pratu Rivonanda yang merupakan TNI AD itu saat kejadian sebenarnya bermaksud melerai apa yang terjadi antara Kapten Komarudin dengan pasa tukang parkir.

loading...

Tapi, tukang parkir itu juga melawan Pratu Rivonanda. Sedangkan Kapten Komarudin adalah TNI AL.

“Satu dari Paspampres itu ya. Yang satu dari Angkatan Laut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Rabu (12/12).

Menurur Argo, kasus ini masih ada kaitannya dengan perusakan dan pembakaran Markas Polsek Ciracas. Namun, hingga kini masih terus didalami. Sejauh ini polisi telah menangkap satu orang pelaku pengeroyokan yakni tukang parkir berinisial AP yang sudah ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.

Sementara itu, tiga lainnya yaitu I, H, dan D masih diburu. Sedangkan untuk pelaku perusakan dan pembakaran Mapolsek Ciracas juga masih diselidiki. “Kita sedang lakukan penyelidikan siapa yang lakukan ya,” pungkasnya. (wiw/JPC)

Komentar

BERITA LAINNYA