oleh

Satpol PP antar Surat Bupati Bangka ke Penambang Jelitik

Babelpos.co  SUNGAILIAT – Sat Pol PP kabupaten Bangka menyampaikan surat penghentian tambang ilegal di Kawasan Jelitik, Sungailiat. Surat yang berasal dari Bupati Bangka itu terkait aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) yang dekat dengan kawasan industri Jelitik dengan total sebanyak kurang lebih 35 unit.

“Dalam pengecekan kita hari ini, masih ada yang bekerja sekitar 15 unit. Yang penting kita sudah menyampaikan surat dari Bupati Bangka agar membongkar sendiri. Karena daerah itu merupakan aset daerah,” kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman, usai penertiban kemarin, Kamis (25/10/2018.

loading...

Ia jelaskan, tindakan ini merupakan tahap ke 2 setelah pada tahap pertama beberapa waktu lalu, Sat Pol PP dengan Polres bangka sudah menghimbau secara lisan agar membongkar. Sempat diingatkan apabila penambang membandel dengan terpaksa tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, pihak kepolisian, TNI dan dinas terkait bertindak.

“Apalagi tadi tim Pemkab Bangka sudah memasang patok batas. Sehingga kami harap masyarakat secara sadar untuk mengikuti aturan yang ada.” pungkasnya.

Sebelumnya dalam surat edaran Bupati Bangka nomor : 331.1/1846/III/Satpol PP berisi perihal penghentian tambang inkonvensional. Surat yang dikeluarkan tanggal 23 Oktober 2018 ini ditandatangani Bupati Bangka ditujukan kepada pemilik tambang konvensional di kawasan Industri Jelitik Sungailiat. Para penambang diminta menghentikan aktivitas tambang itu dan membongkar peralatan yang digunakan.(trh)

Komentar

BERITA LAINNYA