oleh

Rio Bantah Sindiran Rusdi

*Musrenbang Ranah Eksekutif
*Kapasistas Dewan sebagai Tokoh Masyarakat
PANGKALPINANG – Salah satu anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady angkat bicara terkait sindiran anggota DPRD Kota Pangkalpinang, M Rusdi. Rusdi menyebutkan bahwa dirinya malu hadir di Musrenbang tingkat Kecamatan Gerunggang dan Taman Sari lantaran hampir 10 tahun hanya dirinya seorang dari sembilan anggota dewan dapil di wilayah itu. Menurut Rio yang juga dapil dua kecamatan itu, sindiran politisi Partai Amanat Nasional itu tidaklah benar.

“Tidak benar itu (sindiran Rusdi, red). Musrenbang itu forum jaring aspirasi dari eksekutif. Kalau pun DPRD hadir, kapasitasnya adalah tokoh masyarakat. Sedangkan forum resmi jaring aspirasi DPRD adalah reses,” ungkap Rio kepada Babel Pos, Kamis (14/2).

loading...

Selain itu, dikatakan Rio, yang membuat dirinya bersama anggota dewan lainnya tidak hadir karena pada hari yang sama, DPRD Pangkalpinang ada jadwal rapat pansus. Harusnya ini menjadi prioritas para anggota DPRD, karena sudah terjadwal di badan musyawarah.

“Faktanya, rapat di DPRD kemarin ada yang hanya dihadiri dua orang dari 8 orang terutama di pansus delapan yang mana ketuanya adalah saya sendiri. Maka jika ditanya, manakah yang lebih prioritas antara musrenbang atau agenda DPRD? Jawabnya tentu agenda DPRD, karena musrenbang adalah kegiatan dari eksekutif, DPRD sebagai undangan saja. Tanpa DPRD, maka akan tetap jalan dan sah,” tegas Rio.

Komentar

BERITA LAINNYA