oleh

Ribbeck Law Tuntut Boeing Bayar Santunan dengan Standar Amerika

PANGKALPINANG – Tim Ribbeck Law merupakan salah satu Firma Hukum yang akan mendampingi pihak keluarga korban untuk melayangkan gugatan ke Pengadilan Chicago terhadap Boeing 737 MX8 selaku produsen pesawat Lion Air JT-610.

Manuel Von Ribbeck selaku Attorney at Law Ribbeck Law didampingi tim Ribbeck Law lainnya, Liuba Kitsai, Johnny Aubert dan Deon Botha saat jumpa pers, Senin(03/12) di Swiss Bell Hotel kemarin menyatakan komitmen penuhnya dan akan fokus serta berkonsentrasi mengumpulkan bukti-bukti kuat yang akan dibawa ke meja persidangan nantinya untuk menggugat pihak Boing 737 MX8 selaku produsen pembuat Pesawat Lion Air JT 610.

loading...

Produsen pesawat yang berada di kota terbesar Chicago, Provinsi Illinois, negara bagian Amerika Serikat tersebut tetap harus membayar seluruh nilai kompensasi yang akan diputuskan oleh para hakim juri di pengadilan nantinya.

“Kita akan berkonsentrasi kepada apa yang pihak Boeing telah lakukan dan tidak lakukan, sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan Pesawat Lion Air JT-610 tersebut. Karena seharusnya tugas Boeing pada maskapai yaitu wajib untuk memberikan pesawat yang aman. Jadi kapan pesawat tersebut akan diterbangkan, maka sudah harus dipastikan keamanannya (safety) dari satu titik hingga titik akhir untuk mengantisipasi dari terjadinya kecelakaan yang pasti tidak pernah kita inginkan,” sebut Manuel von Ribbeck.

Manuel menyebut pihaknya akan mengumpulkan bukti-bukti kuat untuk diberikan kepada hakim juri untuk menilai dan membuktikan apakah jatuhnya pesawat Boing 737 MAX8 dengan nomor penerbangan Lion Air JT-610 tersebut memang disebabkan karena adanya kelalaian ataupun kesalahan, sehingga membuat kecelakaan dan orang meninggal.

Komentar

BERITA LAINNYA